Selasa, 13 Juli 2021

LAVITA DOLCE EDISI 2021

 

LAVITA DOLCE   JUNI 2021

 

 

https://noviciatesjmj.wordpress.com/ https://noviciatesjmj.wordpress.com

LAVITA DOLCE

 
Cloud Callout: Tuhan, Ubahlah diriku menjadi diri-mu sendiri
Agar aku boleh hidup di dalam dikau dan untuk Dikau saja.
Dan semoga melaksanakan kehendak-Mu yang suci,
menjadi satu-satunya kebahagiaanku
Di dunia ini. Amin.
AD MAIOREM DEI GLORIAM
 

 

 

 


Buletin Postulan dan Novis SJMJ

( NO 145 EDISI september 2020-mei 2021)

 

 

 

 

 

 

 

Description: H:\img007 (2).jpgDescription: C:\Users\Windows 8\Pictures\Bunda Maria\rosario-maria.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Sr. Sisilia Sisilianingsih, SJMJ, Sr. Anna Maria Sri Hartati, SJMJ.

Sr. Constantia Sundah, SJMJ, Sr. Aloyse Piay, SJMJ

Ketua Redaksi : Sr. Vigilia Maria Lumi

Wakil Ketua Redaksi : Sr. Bernadete Benga Lawan

Editor :  Sr. Bergita Do Santos

Lay Out : Sr. Bernadete Benga Lawan

Ilustrator : Sr. Vigilia Maria Lumi

Alamat Redaksi : Novisiat SJMJ “REGINA CAELI” JL. P. L Kaunang No. 308

Tomohon 95442 SULAWESI UTARA

( noviciatesjmj@gmail.com )

noviciatesjmj.wordpress.com

atau

noviciatesjmj.blogspot.co.id

 

 

 

 Redaksi penulis..

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


‘’ Krisis Iman Identitas Dalam Panggilan Hidup’’

Oleh: Post Sisilia Lawi

 

 

      Bulan September adalah bulan yang bersejarah dalam Gereja katholik. Mengapa saya mengatakan bahwa bulan September adalah bulan sejarah karena bulan ini adalah bulan kitab suci nasional. Awal saya mendengar bahawa bulan September adalah bulan kitab suci dalam Gereja katolik,timbul suatu pemikiran, mengapa bulan kitab suci itu di tetapkan di bulan september?  padahal masih ada 11 bulan yang bisa di jadikan bulan kitab suci. Setelah saya mencari tahu alasan mengapa bulan kitab suci itu di tetapkan pada bulan September karena yang menulis kitab suci adalah Santo Hieronimus yang kita peringati pada tanggal 30 september.  Maka di bulan September ini  kita di ajak oleh gereja untuk kembali merenungkan makna kitab suci. Kita juga diajak untuk membaca kitab suci. Memang dalam zaman modern ini jarang melihat para kaum muda membaca kitab suci.  jika di minta untuk memilih membaca Alkitab atau novel mereka akan lebih memilih untuk membaca novel. Karena bagi mereka kitab suci adalah buku yang membuat mereka merasah cepat bosan dan isi kitab suci itu kurang menarik perhatian mereka. Sementara novel adalah buku yang isinya menarik dan tidak merasah bosan, sekali pun novel itu lebih tebal dari alkitab mereka akan sanggup membacanya sampai selesai. Maka di bulan kitab suci ini Bapa Paus Fransiskus mau mengajak kita untuk kembali menumbuhkan budaya membaca alkitab , walaupun tidak semua isi alkitab harus kita baca. Dengan tema kitab suci bulan ini “ Krisis Iman Identitas Dalam Panggilan.’’Awalnya saya berpikir bahwa krisis itu hanya terjadi dalam bidang ekonomi. Ternyata krisis iman juga terjadi dalam kehidupan seorang religius terlebih khusus saya sendiri. Krisis iman itu datang silih berganti, namun bagaimana cara saya untuk kembali bangkit dari krisis ini dan melawan semua perasaan itu. Terkadang saya merasa sulit namun, saya mencoba untuk melawan semua itu . Semoga Tuhan yang memanggil saya adalah setia saya juga bisa setia sampai pada akhirnya.

Saya, sebagai bagian dari umat Allah, umat Katolik yang sejati dan sebagai keikutsertaan saya dan komunitas dalam  mensukseskan bulan kitab suci Nasional, selama bulan kitab suci September 2020 komunitas kami Postulat SJMJ mengadakan pendalaman Kitab suci sesuai dengan panduan yang diberikan oleh keuskupan Manado- Sulawesi Utara dan keuskupan Agung Jakarta. Dalam pendalaman tersebut, kami membaginya menjadi 4x pertemuan dan setiap pertemuan ada bahan-bahan refleksi yang harus kami refleksikan dan didiskusikan dan yang lebih menarik lagi ialah bagaimana kami harus memaknai bulan Kitab Suci tersebut dengan tingkah laku yang konkrit dan menyebarkan damai bagi sesama.

 

 

 

Shots from the Angels

(29 SEPTEMBER 2020)

Post. Fiona Suluh

 

Description: https://tse3.mm.bing.net/th?id=OIP.t0dN71Jw08qB_vAlRxNZHAHaJ4&pid=Api&P=0&w=300&h=300The feast of the Archangel of St. Michael, St. Gabriel, and St. Rafael is celebrated by the Church on 29thSeptember every year. In this feast of the archangels, I am invited to give thanks to God for all the ways God has done to protect and care for me.Along with my vocation experience, I have tried many things to behave like an angel but somehow came and it became funny, even some are made me sad and no meaning. As I reflected from the beginning I was called in this life with all the advantages and disadvantages the angels are inherent me. Hence, I surrender my life into the care of God and in the course of time I also followed my path where I had to stop for a while. There I found the way which has guided me through. The path is straight and does not bring me some obstacles rather it brought me to a green pasture. Thank you my angel. Here on earth, I train myself how to personally be able to stand on my own feet when the wild win blowscome and go. With the melody of the music, times are constantly changing; I am also changed by the time that keeps on rolling fast but God gave me the most beautiful gift that is an angel to feel the love of human being and the love of God in my life through his great angelic experiences. All this because of the love of God and the wealth and creations of God that exceed my knowledge.

Jesus spoke to the angels in heaven who always looked at their father's face teaches me how to trust and believe in God. This statement is not only confirms that the angels are in the presence of God, but also implies that the angels have always had contact with the father. If I, the guardian angel, is in danger, the angels in the name of God, will act as his guide.

 

 

 

                                                                                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Curved Up Ribbon: OKTOBER : BULAN PATER WOLFF PENDIRI KONGREGASI SJMJ
DAN BULAN ROSARIO 

 

 


Change me

Change me into thyself dear Lord

That I may live in Thee and for Thee alone

May my happiness on earth

 Consist in fulfilling Thy holly will. Amen

 

                                    Prayer of Rev.Fr. Mathias Wolff’, SJ the founder of the sister of Jesus Mary Joseph isvery shortprayer but it has a deep meaning to me. Sometimes it raises to my mind this question “How to change and Can I change myself to be how Fr. Mathias Wolff is”. I have many intentions, many good wills, much history, many values and good character to achieve for something new in God but I always failed. I tried several times but again and again I failed. Then, I looked only for his will that may Dear Lord,   change me so that I can live all my values of life in God and for God alone, amen.

               Change me is a simple word but how to change that the big issue. Concerning to my life what I Live now at Postulancy, living in God and for God is a lifelong process; I must humbly myself before him and accept whatever the will of God works on me.  I hope that Fr. Mathias Wolff’s prayer will become a prayer and mental attitude who can penetrate my life so that I can accept and carry out that prayer in my daily activities since I pray it every day.

                                    During a month of Rosary October 2020, we the SJMJ is also celebrates the dead anniversary of our founder Rev.Fr. Mathias Wolff, SJ on 31st October. As a symbol to honor him, the Postulancy community has something to be performed. The first program we did was we made nine (9) days novena Fr. Mathias Wolff begins from 22nd to 30th October 2020. Secondly we were having some competitions perform by the postulants and mistresses, that is: singing, drama, poem, drawing a founder picture with his positive affirmation and some sports. Thirdly, we prepared some special food and the most special was we rousted Sate Ragey by we ourselves. The sate ragey was made from big pieces of pork and its only

Besides that, When I did  the decoration I remembered  what Rev.Fr.mathias wolff, SJ told us “I want to work like a giant”, plainly I said that the word it has inspired me to move on as fast as I can,  why, because I should not do nothing without  my own struggles and do not harvest something good without my hard working, instead I have to do it hardly. Rev.Fr. Mathias Wolff is a person who can support others with his spirit. He has the courage and power to overcome all the difficult of life to be light and having many of talents and virtues.

change needed cooperation between me and God, only with the grace of God  I can become how I am now.

By,

Post. Bona Fentura Bule

 

 

 

 

RET-RET AGUNG NOVIS 1 20 SEPTEMBER 2020- 20 0KT0BER 2020

Description: C:\Users\Windows 8\Pictures\kronologi\Scan_20210611.jpg

Buah-buah retret agung selama 30 hari  tentu sangat banyak sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap pribadi, dan semuanya itu perlu di kembangkan dalam hidup doa, karya dan hidup berkomunitas, jika tidak maka tidak ada artinya sama sekali.

SELAMAT KUNCI RETRET DAN SELAMAT MELANJUTKAN BUAH-BUAHNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.

 

 

 

 

 

Pelayanan penuh kasih

( Post. Emirensiana Baba )

         Arti dari hidup yang berharga  adalah hidup yang mampu menghidupkan orang lain melalui tugas dan pelayanan. Karena  melayani  adalah bagian pekerjaan yang sangat mulia sekecil dan sesederhana apapun itu adalah bagian dari pelayan kita sebagai pengikut Kristus.

Pagi yang cerah sang mentari belum tersenyum dari ufuk timur. Gelap yang masih menaungi kota Tomohon, saya dan teman saya sudah menyusuri jalan setapak dari postulat menuju novisiat. Jaket hitam yang melekat ditubuh kami karena dinginnya kota Tomohon menusuk ke tulang-tulang. Terlihat dari jauh sebuah banggunan tinggi dengan suasana yang sangat hening, tak ada satu suara pun yang terdengar. Tanpa berpikir panjang kami langsung masuk kedalam novisiat, ini merupakan kedua kalinya saya datang. Kami mulai mencari stop kontak, kami merasa kewalahan  karena tidak mengetahui dimana letak stop kontaknya. Untung saja saat itu  ada seorang suster yang datang menghampiri kami dan kami berdua dibantu. Saya dan teman saya memasak air minum. Sambil menunggu airnya mendidih, saya dan teman saya membersihkan dapur. Jarum jam sudah menuju pukul 06.00 WITA kami segera pergi mengambil makanan jaraknya tidak terlalu jauh dari novisiat. Kami mengayunkan langkah lebih cepat untuk mengambil makanan setelah itu kami menyiapkan makanan. kegiatan itu yang  kami lakukan selama kami di utus untuk melayani suster-suster novis yang sedang ret-ret agung. Dari pengalaman ini saya  belajar banyak dari para suster. Saya melihat kecekatan para suster novis saat bekerja. Mereka juga sangat peka ketika melihat kami yang masih kebingungan dalam mencari sesuatu. Para suster begitu setia dalam menunjukkan tempat-tempat yang sudah kami tahu namun kami masih ragu-ragu. Mereka bagaikan sang guru yang menuntun muridnya dalam kesulitan. Terkadang kami melihat senyum tipis yang terukir di wajah para suster ketika menunjukan tempat-tempat. Karena dalam suasana silensium maka suster memberi isyarat kepada kami melalui tulisan singkat di lembaran kertas putih. Kami juga melihat para suster yang bekerja tanpa suara yang terdengar ditelinga saya sehingga pekerjaan itu selesai dalam waktu yang singkat.

 

 

 

 

Description: https://avilashop.com/userfiles/product/PD10002.jpg

HATI YANG MURNI

(Post. Rosalia Date Waton)

 

           Bunda MARIA adalah seorang wanita cantik dan sederhana yang dipilih Allah untuk menjadi ibu sang penyelamat dunia. Teladan Bunda Maria sebagai bunda yang penuh dengan belas kasih adalah salah satu idaman setiap orang yang percaya kepadanya.

Bulan oktober ini adalah bulan yang menjadi waktu khusus bagi umat khatolik untuk berdevosi kepada bunda Maria. Dengan berdevosi kepada Bunda Maria, kita dapat mengutarakan segala keluh kesah kita kepadanya. Dalam bulan suci ini saya menhayati teladan bunda maria tentang kesetiaannya kepada Allah yang siap menanggung segala sesuatu demi Allah.Dengan kemurnian hati yang Ia miliki, saya termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih sempurna di hadapan Allah dengan kemurnian yang saya miliki. “terjadilah padaku menurut perkataan-Mu” kalimat tersebut juga memotivasi saya untuk menyerahkan segala hidup saya pada tangan Tuhan seperti apa yang dilakukan oleh Bunda Maria. Dengan mengikuti segala teladan Bunda Maria saya yakin bahwa hidup saya akan sama persis dengan Bunda Maria yang taat akan Allah dan memiliki hati yang murni untuk di persembahkan kepada Allah.

 

 

 

Curved Up Ribbon: NOVEMBER 

 


02-03  November 2020

“Saling mendoakan”

               Hari ini adalah momment yang selalu dan setiap tahun diperingati, yaitu mendoakan arwah seluruh umat beriman. Gereja Katolik percaya akan kehidupan kekal, yaitu umat Allah yang berada di tempat penantian, setelah kematian. Oleh karena itu kita semua mendapat kekuatan karena kita mendoakan para suster kita yang telah meninggal dunia maupun anggota keluarga kita dan seluruh umat beriman yang telah meninggal. Jiwa-jiwa yang kita doakan pun kembali mendoakan kita, karena kita semua adalah satu, dan saling mendoakan sehingga segala karya kongregasi tetap maju. Pagi hari tanggal 02 November 2020 di tengah pandemik ini, dengan menelusuri jalan Novisiat, para Novis,bergabung bersama Para postulan dan para suster komunitas Panti Semadi Tomohon, bersama melambungkan ibadat Pagi di Taman pekuburan Suster-suster SJMJ Tomohon, dengan intensi khusus bagi keselamatan jiwa seluruh  umat beriman. Kami percaya penuh bahwa suster-suster pun selalu mendoakan kami, hal itu dapat dilihat ketika suster yang meninggal dunia membawa satu rosario yang dililit pada tangan suster, yang menandakan bahwa para suster tetap menjadi pendoa sampai selama-lamanya. Tanggal 03 November, hadir lagi suster-suster dari komunitas terdekat untuk ibadat bersama karena tanggal 03 November adalah tanggal dimana peringatan hari wafat pendiri kongregasi.

Fatrher Mathias Wolff,SJ,,,,,,Pray for us

Jesus Mary Joseph...Pray for us

By: (Sr. Marietha=Novis 2a)

 

 

 

 

 

 

Description: G:\edisi siap posting\hari guru Sr. Bergita.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Cersing(Cerita singkat)

KELUARGA SUSTER KUDUS YA....?

Pada suatu sore suster Antonita berjalan di kebun,,dan tanpa sengaja ia memergoki seorang bapak sedang melihat-lihat pisang di kebun biara. Spontan suster Antonita yang begitu ramah menyapa Bapak itu....

Sr. Antonita         :              Selamat sore om...sedang apa?

Om                          :            (kaget) ehh suster ,,,saya mencari  tikus sterrr

Sr. Antonita         :              Oh.. memangnya tikus ada di pisang om?

Om                        :             (mengalihkan pembicaraan) eh suster ini kebun suster-suster  YMY punya kan?

Sr. Antonita            :           iyaaa tuh om sudah tau toh.....

Om                           :           Suster,,,YMY tu keluarga kudus kan,  keluarga suster kudus kan , tapi keluarga kami                                                            kelaparan karena pandemik ini.

Sr. Antonita            :           (Dengan hati penuh belas kasihan) ya Tuhan om silahkan ambil pisangnya tapi lain kali                                                       minta ya kalau butuh

Om                           :           Terima kasih suster,,,terima kasihh,,,maaf beribu-ribu maaf

Sr. Antonita            :           Iya salam buat keluarga yah,semoga  keluarga om dapat mencontohi keluarga                                                                    kudus yang berjuang keras kapan saja meskipun disaat-saat sulit dengan cara yg pantas.

 

Pesan: Teladan Keluarga kudus yaitu berjuang di saat-saat sulit contoh penyingkiran ke mesir(Mat 2:13-15) dan kelahiran Yesus di kandang Betlehem.(Sr.Demetriana)

 

 
Keluarga Kudus (HAPPY HOLY FAMILY)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Up Ribbon: JANUARI“Tahun baru, Harapan Baru”

Welcome 2021.... angka satu yang terakhir memacu diri saya untuk bermohon kepada Allah tentang satu permohonan, “Semoga dunia bebas dari Virus Corona”,,,,meskipun dunia sibuk dengan wabah tetapi tahun tidak berhenti untuk berganti. Banyak kisah yang terangkai selama satu tahun, banyak kesibukan yang tidak terlepas dari lock down, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kontak maupun perkumpulan. Terima kasih tahun 2020 yang telah hadir bersama kami dengan serangkaian cerita yang bervariasi dalam sebuah kotak berlabelkan COVID-19. Once again Welcome dua ribu dua puluh Satu(satu harapan baru).(Sr. Bergita)

Reserved:  
    FEBRUARI@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

 

 

“SELAMAT TUTUP TAHUN KANONIK”02-02-2021

“ Aku teringat pada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaanMu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu”(Mzm 145:5).

               Bumi berotasi begitu cepat, tak terasa setahun telah berlalu. Satu tahun kanonik ini saya jalani dan hiasi dengan begitu banyak pengalaman. Banyak pengalaman yang telah bertumbuh dalam hidup rohani, hidup bersama, dan hidup karya. Pengalaman hidup rohani membawa saya semakin dekat dengan Allah dan mempersembahkan diri dengan utuh. Dalam hidup berkomunitas semangat saling berbagi tetap dipertahankan dan dikembangkan, karena indahnya hidup saling berbagi membuat saya semakin kuat dalam menjalani panggilan ini. Hidup karya pun begitu penting, karena kongregasi SJMJ adalah kongregasi aktif-kontemplatif, jadi saya sebagai tunas muda yang dibina perlu menanamkan semangat bekerja bagai raksasa terhadap tugas apa saja yang dipercayakan kepada saya, misalnya di wash, Refter, dapur, maupun kebun. Semua ini tentu atas perlindungan Tuhan, sehingga satu tahun kanonik memberi banyak makna.Terima kasih Tuhan, semoga Tahun kedua yang akan kami lewati semakin bermakna.

( Sr. Adelina)

Reserved: Maret
 


 “Jumat 19 Maret 2021”

“Meneladani tokoh pekerja keras di hari pantang”

Hari ini adalah hari jumat, artinya pantang, meskipun bertepatan dengan hari raya St. Joseph suami St. Perawan Maria, pelindung karya pendidikan(Yayasan Yoseph Yeemye), yang membiayai hidup kami para novis di tempat pembinaan ini.

Saya sebagai orang muda, mau meneladani St. Josefdengan cara bekerja tanpa mengeluh, hingga tuntas. Yang menginspirasi saya bahwa st. Joseph yang sudah tua saja, begitu semangat bekerja, mengapa saya tidak?

Jadi kesimpulannya saya bahwa merayakan hari raya St. Joseph di hari jumat (hari pantang) sama dengan bekerja keras pantang lelah, mengeluh, dan menyerah.(Sr. Emilia)

#Saint_Joseph_pray_for_us

 

 

( Vaksin Covid .19 )

12 Maret 2021

Harapan Yang Tidak Terpenuhi

Sr. Katarina uko

Dunia saat ini diliputi kesulitan akibat wabah virus covid .19 yang sudah menyebarluas. Virus covid-19 adalah penyakit yang sangat berbahaya yang menimbulkan banyak korban meninggal dunia,bahkan dalam sehari bisa saja menimbukan banyak korban jiwa mencapai saratus lebih orang yang meninggal dunia akibat virus covid .19 itulah informasi yang saya dapat dari pembimbing kami di tempat pembinaan dan juga dari para dosen yang datang mengajar kami para calon religius. Menurut saya virus ini sangat pintar. Mengapa? Karena virus ini bisa membohongi semua orang, terutama orang-orang disekitar kita, dan orang yang sudah terjangkit virus ini pun juga tidak tahu bahwa ia sendiri sudah terkena virus yang sangat berbahaya. Virus covid .19 dapat saya istilahkan sama dengan sebuah prinsip. Karena ada seorang dosen filsafat yang mengatakan bahwa prinsip yang dibuat oleh seseorang adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat, tidak dapat kita raba dan tidak dapat di cium, namun perlahan-lahan hasilnya dapat dirasakan perubahannya, begitupun dengan virus covid .19 adalah sesuatu yang tidak kita lihat,tidak dapat kita raba dan tidak dapat dicium, tetapi jika tidak berhati-hati hasilnya akan sangat berbahaya bagi semua orang.                                                                                                                                                          

               o

 
 Hari ini, tanggal 12 maret 2021 saya akan ikut di vaksin agar memperoleh kekebalan tubuh yang maksimal, sehingga tidak mudah terseserang oleh virus covid .19. perasaanku menjadi tercampur aduk,karena saya takut disuntik, takut akan hasil dari vaksin yang menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan meskipun sebelumya sudah ditanya  riwayat penyakit yang saya alami, juga saya merasa senang karena saya dapat memperoleh kekebalan tubuh, sehingga saya tidak hanya bebas dari virus corona tetapi dengan virus yang lain juga, berhubung saat ini saya sedang flu berat. Mengapa? Karaena sudah hampir dua tahun di kota Tomohon flu saya belum juga hilang. Hal itulah yang timbul dalam pikiran saya sehingga dapat mengalihkan rasa perasaan  takut disuntik. Setelah disuntik vaksin perasaanku menjadi legah, karena tidak sesakit yang saya bayangkan, dan sayapun menunggu disebuah ruangan selama setengah jam, selama itu ada banyak orang yang mengeluh karena reaksi dari suntik vaksin, ada yang rasa ngantuk, gatal-gatal, tangan keram danada yang pusing pingsan mungkin karena takut di suntik ada juga yang belum ada reaksi selama setengah jam berlangsung termasuk saya sendiri, setelah itu barulah ada reaksi tangan menjadi keram, membuat saya sedikit sulit untuk beraktivitas. Beberapa hari kemudian hasil dari suntik vaksin sama sekali tidak membantumenghilangkan flu saya. jadi harapan saya agar flu hilang tidak ada hasilnya. Jadi melalui pengalaman di vaksin saya dapat mengambil kesimpulannya, bahwa dengan suntik vaksin covid .19 hanya untuk mencegah satu penyakit saja (VIRUS COVID 19), tidak untuk virus yang lain.

Untuk kita semua bahwa virus covid .19 tidak dapat kita lihat, tidak dapat kita raba dan tidak dapat dicium, jadi berhati-hatilah dalam beraktifitas ikutilah protocol kesehatan yaitu: jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Terimakasih………

                                            

 

 

 

Covid-19

 
 

 

 

 

 

 

 


Mendung di Minggu Palma

By= Sr. Novia Grescindy

(28 Maret 2021)

Sepuluh menit sebelum perarakan cuacanya mendung seakan akan akan turun hujan, meskipun begitu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk berarak dari depan Novisiat menuju kapel Panti Semadi dengan daun palma di tangan masing dan sembil menyayikan lagu yang tidak lazim lagi di dengar. “ Dikala Yesus di sambut di gerbang Yerusalem umat bagai lautan dengan palma di tangan, gemuruh sorak dan sorai Kristus Maha Jaya. Yerusalem, Yerusalem lihatlah Rajamu, Hosana terpujilah Kristus Raja maha jaya”.

Setelah beberapa menit perarakan misa di mulai dengan didiringi koor yang sangat meriah dari kami para Novis. Di hari minggu palma ini saya secara pribadi sangat gembira walaupun sepi, hanya di hadiri oleh para suster kompleks Panti Semadi dan  adik-adik  SLB, mengingat kondisi dunia yang belum stabil akibat covid-19, yang membuat semua orang tidak leluasa termasuk ketika dalam perayaan.

Sungguh di minggu palma ini sangatlah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, walau demikian saya sangat bersyukur karena masih bisa merayakan minggu palma dengan penuh sukacita dan kegembiraan.

 

PEKAN LITURGI 23-26 MARET 2021

SR. BERNADETE BENGA LAWAN

 

Description: I:\intersisi\100_7017.JPGPuji dan syukur saya haturkan kepada Tuhan atas segala berkat dan perlindungannya sehngga saya masih diperkenankan boleh mengikuti pekan yang kurang lebih diadakan 4 hari dan dapat menyelesaikannya  dengan baik  dalam keadaan yang sehat dan terberkati. Saya juga berterimakasih terutama  kepada kongregasi lewat suster pembimbing, saya boleh diperkenankan untuk mengikuti pekan liturgi. Tak lupa saya berterimaksih kepada P.Stenly Vianny Pondaag, MSC yang dengan berbagai cara boleh meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai liturgi.

 

Dalam menjalani pekan ini ada banyak hal  yang bagi saya merupakan hal benar dulunya tetapi setelah dijelaskan ternyata ada beberapa yang salah dimana tidak sesuai  dalam buku Tata Perayaan Ekaristi atau  terlebih tepatnya tidak sesuai rubric atau tanda tulisan merah pada buku tata perayaan ekaristi diantaranya adalah:

 

*           Pada waktu membawakan persembahan corporal, purificatorium, piala, palla tidak boleh dibawa, tetapi yang dibawa hanya hosti besar bersama patena  yang mana disimpan pada sebuah baki yang layak sesuai kreatifitas saat mengaturnya (tidak boleh mempersembahkan barang yang kosong)

*           Uang persembahan dalam gereja sebenarnya untuk orang miskin dan bukan untuk kebutuhan  pastoral atau pastor sendiri

*           Altar bukan tempat pembersihan patena dan piala, tetapi yang paling tepat membersihakan di meja kredens (tidak sopan)

*           Jika ingin mendoakan devosi ataupun doa lainnya, lebih tepatnya di doakan setelah doa komuni dan bukan di doakan saat pada saat selesai komuni saat imam membersihakan piala dan alat misa lainnya karena saat ini merupakan saat hening untuk berdoa

*           Saat selesai membacakan bacaan entah pertama atau kedua harus ada jeda hening sebentar

 

Ada juga penjelasan tentang Pekan suci dan Tri hari suci yang belum sepenuhnya saya pahami sebelumnya diantaranya:

 

*           Masa puasa dalam masa prapaskah berlangsung selama 40 hari dimana dimulai dari hari Rabu abu dan berakhir sampai hari sabtu suci dimana sabtu suci ini bukan Vigili Paskah melainkan sabtu sebeulum Tri Hari Suci. Hari minggu tidak terhitung sebagai masa puasa

*           Tidak ada lagu penutup pada Jumat Agung dan lagu pembuka pada Vigili Paskah karena masih merupakan satu kesatuan bagian dalam Jumat Agung

*           Jumat Agung dan Vigili Paskah merupakan puasa wajib dimana puasa ini dinamakan puasa Paskah

*           Kain yang menutup patung dan salib hanya berwarna merah atau ungu dan jika pada awalnya sudah dibungkus warna ungu atau merah maka warna itu saja yang di pertahankan sampai Jumat Agung.

*           Sebaiknya pada misa Misa Kamis disiapkan hosti yang baru

*           Pada malam tuguran yang ditahtakan adalah Sibori dan bukan Monstran dan pada saat berdoa sebaiknya mengurangi lagu serta lebih banyak membaca injil Yohanes bab 13 – 17

*           Dalam malam Vigili Paskah jika memang harus mengurangi bacaan diharuskan mengurangi sampai 4 bacaan dan kitab keluaran itu harus dibacakan

 

Setelah menyadari semua kekeliruan dan pemahaman yang selama ini salah, saya menyadari perlu ada perubahan untuk semuanya ini, hanya saja semuanya ini kembali tentu melihat sikon dari tiap – tiap paroki dan kapel karena tak semudah itu merubah suatu kebiasaan yang sudah sekian lama dilakukan, namun satu hal yang penting adalah semuanya dimulai dari diri sendiri, jika saya mampu berusaha menyampaikan hal yang baik ini maka semua umat  boleh mengikuti perayaan misa dengan  benar dan mengikuti tata aturan yang benar dalam Pakan Suci danTri hari suci. Semoga semua hal ini boleh saya kembangkan nanti saat sudah berkarya dan di tengah umat maupun para suster yang belum atau masih memahami salah tentang tata perayaan Ekaristi dan aturan dalam Pekan Suci dan Tri Hari Suci.

 

 

TRI HARI SUCI VERSI 2021

(SR. ADELINA BETE KLAU)

Pengalaman Tri Hari Suci pada tahun ini sangatlah menarik bagi kami para Novis terutama sebagai pribadi. Walaupun  perayaan  tahun ini dirayakan berbeda dengan  tahun- tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah dengan dihadiri banyak umat. Namun dalam tahun ini karena Covid-19 masih berlanjut dan juga masih tetap menjaga jarak  maka kami para Novis bersama Komunitas panti Samadi dan Komunitas SLB, merayakan Ekaristi sederhana di Panti Samadi. Pengalaman kesederhanaan ini tidak menjadi suatu hambatan, dan putus asa bagi kami, namun justru menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga dan berarti dalam hidupku. Dari itu juga saya dapat belajar banyak hal selama Tri Hari Suci. Walaupun selama Tri Hari Suci kami para Novis yang bertugas, namun itu semua tidak membuat kami mengeluh karena banyak  lagu  yang harus kami latih dan juga persiapan- persiapan lainnya di komunitas, justru membantu kami untuk bisa belajar, serta saya bersyukur karena bisa mengambil bagian selama Tri Hari Suci. Bukan perayaan meriah yang membuat kita bahagia dan sukacita, akan tetapi bagaimana kita menghayati Ekaristi yang kita ikuti dari tahap ke tahap itulah yang membuat kita bahagia. Maka saya merefleksikan bahwa bukan lagu- lagu yang meriah yang menjadi utama dalam hidupku, melainkan perjumpaan hatiku dengan Tuhan itulah yang menjadi inti dalam perayaan Ekaristi terutama selama Tri Hari Suci. Mari kita semua belajar untuk selalu bersykur atas setiap pemberian Tuhan baik itu secara meriah maupun sederhanna..

                             

 

By Sr. Emilia( novis 2A)

Selamat Hari raya paskah

4-4-2021

 

Kebangkitan Yesus mengalahkan rasa takut akan virus corona

 

You seek

 Jesus

of Nazareth

who was crucified?

He has Risen.

 
Description: C:\Users\Windows 8\Pictures\kronologi\Scan_20210604.jpg

Cerpen Minggu aksi panggilan 18 April 2021

IMAMATMU, TRI KAULKU, PANGGILAN KITA…..

Kring, kring, kring

Bel tanda jam kuliah berakhir, menyudahi segala penjelasan tentang teologi hari ini.

“Suster  vene”, begitulah sapaan akrabku…  Aku adalah seorang mahasiswa teologi di salah satu universitas di kotaku. Sebagai seorang biarawati, aku pun punya yang namanya masa lalu. Tepatnya 11 tahun lalu, aku mengenal seorang seminaris di sebuah seminari di kotaku. Ia adalah seorang seminaris yang baik, ramah, sopan, dan mudah bergaul. Namanya fito. Pertama kali aku mengenalnya, saat acara sharing bersama para seminaris saat hari panggilan sedunia. Kala itu aku masih duduk di bangku sekolah SMA. Aku mengenalnya karena ia satu kelompok sharing denganku. Ia berbagi banyak pengalaman yang membuka wawasanku tentang hidup panggilan. meskipun begitu, sejak kecil aku sudah sangat ingin menjadi seorang biarawati. Bagiku menjadi biarawati itu berarti menjadi berbeda dari yang biasa. Sejak pertemuan itu, aku dan fito sering berbagi kabar melalui media sosia FB, maupun WA. Dari situ aku mulai lebih mengenalnya. Ia memanggilku dengan sebutan suster kecil, dan aku memanggilnya kaka karena umur kami yang beda 2 tahun. Sejak saat itu, kami sering bertemu, baik saat ambulasi maupun saat kunjungan ke seminari. Awalnya kami hanya dekat sebagai teman curhat. Namun entah mengapa, suatu saat ia menyatakan perasaanya padaku. Hal ini membuat aku kaget dan binggung. Aku menjawabya singkat, “ bukannya seorang calon imam tidak boleh pacaran?” namun ia menjawabku “ aku tidak tau sampai dimana panggilanku. Aku tidak tau sampai diamana Tuhan akan memanggilku. Bukankah kita dekat sudah lama, lagipula kita sudah sangat dekat.” Meskipun sedikit ragu, namun aku pun mengiyakan untuk pacaran dengan ka fito.kami semakin mengenal satu sama lain,dan aku pun mengunggkapkan pada fito bahwa aku sangat ingin menjadi seorang suster. betapa senangnya aku, saat ia memberi dukungan padaku. Aku semakin terpacu untuk mengejar impianku.

******

“ vene, bulan depan aku akan melanjutkan masa pembinaanku di tahun orientasi, bagaimana denganmu?”. Aku senang mendengarkan kata-kata itu. Bagiku, itu berarti fito akan lebih serius lagi dalam panggilannya. Aku tak mau menjadi penghalang baginya untuk terus menggapai mimpinya.” Ka fito, kalu begitu kita sudahi saja hubungan kita, kaka serius dengan panggilan kaka, dan aku akan terus mencapai cita-citaku. Lagi pila bulan depan aku akan mendaftar masuk be biara susteran. Doakan aku saja agar aku lolos, dan mencapai impianku.” Mendengar kata-kataku, ka fito hanya tersenyum dan menjawabku  “ aku belum siap untuk putus, aku masih butuh kamu untuk terus menyemangatiku. Kalau waktunya tiba, aku akan siap untuk melepasmu, dan membiarkanmu menjadi seperti yang kamu harapkan.”

*****

Hari ini, aku resmi menjadi seorang calon suster, sebagai seorang aspiran. Rasanya menyenangkan, aku berjanji untuk terus berusaha menjalani panggilanku. Aku dan ka fito sudah tidak pernah memberi kabar sejak ia masuk tahun orientasi. Namun hal ini tidak membuatku menyerah. Aku terus mejalani panggilanku, begitupun fito. Sekarang, sebagai seorang postulan, aku tidak lagi diijinkan untuk menggunakan HandPhone. Dan bagiku, hal ini tidak menyulitkanku.  Dan, sekarang ka fito sudah resmi mejadi frater tingkat satu di seminari tinggi. Aku sangat bahagia mendengar hal itu. Sekarang, aku berusaha untuk fokus dengan panggilanku. meskipun banyak tantangan, namun hal itu semakin membuat aku kuat dalam panggilanku.

*****

tak terasa, sekarang aku akan masuk ret-ret untuk profesi pertamaku. Aku semakin hidup dalam panggilanku.  hari ini, adalah hari bahagia bagiku dan bagi teman-temanku. Untuk pertama kalinya, aku akan mengucapkan janji setia dan hidup dalam ketaatan pada 3 kaul. Aku sangat senang, saat yang ditunggu akan dimulai. Aku akan lebih serius mejalani panggilanku. betapa bahagianya aku, diantara banyak undangan yang  hadir, aku melihat sosok laki-laki yang sangat aku kenal, dia adalah ka fito. Sepanjang Ekaristi berlangsung aku terus merasakan bahwa Tuhan sungguh baik bagiku. dengan panjangnya perjalanan yang aku alami, akhirnya sekarang aku dapat hidup untuk Tuhan dalam panggilan ini.

Seusai misa, aku bertemu dengan kaum keluargaku. Kebahagiaanku hari ini, tak dapat lagi terbendung. Aku menangis dalam pelukan ibu. Sekarang aku harus setia pada Tuhan yang aku ikuti. Ibu memberiku nasihat, agar tetap setia pada panggilanku. Setelah bertemu keluarga, akhirnya aku bertemu ka fito. Bagiku, ka fito adalah orang yang sangat berjasa pada panggilanku. kalau bukan karena ka fito mungkin aku tidak menjadi seorang biarawati hari ini.” Selamat ya suster, sekarang kamu adalah milik Tuhan dan sekarang sudah waktunya untukku merelakanmu dan melapasmu demi  masa depanmu.” “ terima kasih ka fito, ehh maaf frater maksudnya. Terima kasih untuk semua pengalaman kita, terima kasih karena sudah menjadi orang yang selalu menyemangatiku dalam panggilanku, dan terima kasih juga karena frater pernah menjadi bagian dari hidupku. Sampai kapanpun aku akan tetap menjadikan frater bagian dari hidupku.” “ terima kasih juga suster, karena pernah mengisi hatiku, dan pernah memberi keindahan dalam hidupku. Sekarang, teruslah berjuang dan berusahalah untuk tetap setia pada panggilanmu.’”

******

Sejak saat itu, aku terus setia pada panggilanku, dan aku tetap mendoakan frater  fito. Dua tahun setelah aku berkaul sementara, aku diperbolehkan untuk  kuliah. Aku terus mejalani  panggilanku, hingga tiba hari ini, 11 tahun sesudah pertemuanku dengannya, akhirnya fito boleh dengan teguh menjadi seorang imam diosesan. Aku sangat bahagia karena sekarang ia boleh mengabdi pada Tuhan dengan setia. Aku turut menghadiri acara pentahbisannya. Betapa kagetnya dia saat aku berlutut didepannya,saat menerima berkat dari imam baru. Dengan senyum khasnya, ia memberkatiku. Seusai acara, aku memberi ucapan selamat untuknya. “ selamat ya pastor fito, sekarang kamu sungguh membuktikan bahwa perjuanganmu, membawamu pada panggilan ini. Tetap semanagat ya pastor.”       ” terima kasih suster, sekarang aku tau apa itu imamatku, trikaulmu dan panggilan kita.”  “ berjanjilah untuk tetap setia pada panggilan kita masing-masing dan jangan pernah mengkhianati Yesus yang telah memanggil dan memilih kita. ‘……..(Sr. Vigilia Maria Lumi)

 

 

PEKAN MISIOLOGI

21-24 april 2021

 

 

 

Berani Bermisi berarti Berani Menyerahkan Diri Seutuhnya kepada Tuhan

 

            Pada suatu hari kami novis 2a mengikuti pekan misiologi yang di berikan oleh pastor Bonefasius Boro Bin Ola, Pr kurang lebih empat hari. Sebelum mengikuti pekan misiologi banyak dari kami termasuk saya hanya mengetahui bahwa misi itu hanyalah sebuah perutusan dan karya. Namun, setelah mengikuti pekan missiologi kami pun mengetahui bahwa misi mengacu pada pekerjaan yang dipercayakan Tuhan kepada Gereja yang di utus ke tengah dunia untuk mengasihi, melayani, mewartakan, mengajar, menyembuhkan dan membebaskan.

            Begitu banyak pengalaman yang kami dapatka selama mengikuti pekan missiologi, seperti halnya, kunjungan dari para frater dimana mereka dapat sharing dan berdiskusi bersama kami. Dari pengalaman mereka, banyak suka duka yang dialami oleh para frater saat mereka bermisi di tengah-tengah umat, seperti tidk di terima oleh umat setempat, tapi ada yang diterima baik oleh umat. Lewat sharing dari para frater menyadarkan kami untuk mempersiapkan diri mulai dari sekarang (di tempat pembinaan novisiat), karena kamipun nanti akan terjun langsung di tengan-tengah umat. Dengan demikian kami belajar untuk membuka diri terhadap orang lain agar kami dapat menyerahkan diri seutuhnya kepada Tuhan lewat sesama dengan rela berkorban, mengasihi, melayani, mengajar, menyembuhkan dan membebaskan orang-orang yang tertawan dan tersingjkir tanpa membeda-bedakan apapun latar belakang mereka.

            Dalam pekan misiologi ini juga kami melakukan kegiatan jalan pagi sambil memungut sampah, dan itu mengajarkan kami bahwa dalam bermisi sangat dibutuhkan pengorbanan diri seutuhnya, tidak setengah-setengah melainkan secara total kepada Tuhan.

 

 

 

 

 

PEKAN KOMUNITAS

KOMUNITAS

(Sr. Emilia Udenge)

          Hidup dalam komunitas tidak hanya menyangkut soal tempat tinggal atau rumah, melainkan sebuah wadah untuk belajar, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dunia luar. Komunitas menjadi tempat untuk menimba kekuatan dan tempat untuk kita kembali dari kesibukan kerja. Komunitas akan menjadi hangat saat setiap anggota hidup dalam persaudaraan yang erat. Hidup bersama tanpa adanya persadaraan, kasih , melayani, memaafkan, mengampuni, menerima dan menyesuaikan diri, maka kehidupan bersama itu tidak bisa disebut komunitas, melainkan hanya sebuah tempat pekumpulan yang personal. Untuk menciptakan komunitas yang hangat diperlukan kerjasama dari setiap anggota komunitas.

          Saya sendiri setelah mengikuti  proses, mengambil Buku sebagai symbol komunitas. Karena buku adalah kumpulan dari banyak lembaran, setiap lembaran siap untuk dipakai dan digunakan. Maka dari itu, agar mampu mencipakan suasana komunitas, saya siap untuk bersatu dengan lembaran lainnya , dengan rekan suster lainya dan bekerja sama membangun suasana komunitas yang hangat, dan menyenangkan.

 

 

 

 

Flowchart: Punched Tape: BULAN MEI: MOTHER MARY
 

 

 

 



PENTAKOSTA

(16 mei 2021)

Puisi

Roh Kudus

 

Roh Kudus masuklah dalam hatiku

Ubahlah diriku dengan cahaya kasih-Mu

Penuhilah aku dengan Roh kebaikan-Mu

Agar aku dapat melakukan segala yang

Terang dan menjauhi yang gelap

Kuatkanlah imanku agar aku tak mudah goyah

Bukalah hati dan pikiranku

Agar aku melakukan kebajikan-kebajikan-Mu

Berilah aku kerendahan hati

Agar aku selalu merunduk seperti padi

Dan tidak meninggikan diri seperti pohon kelapa

Roh Kudus tinggalah selalu bersamaku

Dalam peziarahan hidupku agar aku tak mengikuti

Jalan yang membawa aku kealam maut

Melainkan bersama-Mu didalam firdaus

 

                              Sr. Floren

 

WANITA YANG SETIA DAN KUAT

SR. ANSELMA WEA

            seorang Wanita yang setia di pilih oleh Allah untuk menjadi Ibu segala bangsa,nama  Wanita itu adalah BUNDA MARIA . Kesetiaan Bunda Maria benar-benar saya rasakan dalam hidup saya sehari –hari terutama di tempat pembinaan ini dimana ketika saya mengalami kekeringan Rohani,mengalami kegagalan, putus asa, mendapat banyak tantangan baik itu dari luar maupun dalam diri, disitu ketika saya datang padanya memohon kekuatan dan melakukan Novena di situ saya benar benar merasa doa saya di kabulkan  dan ia memberikan saya kekuatan dan semangat, sehingga meskipun terkadang saya seringkali menyakiti hati Bunda Maria namun Ia tetap setia untuk terus menyadarkan saya agar saya tetap setia padanya. Saya benar-benar merasakan kasih sayang dari Bunda Maria meskipun saya tidak dekat dari orang tua namun dengan kedekatan saya kepada Bunda Maria membuat saya tidak merasa gelisah atau merasa jauh dari orang tua karena saya merasakan kasih sayang yang besar dari bunda maria sendiri yang selalu memberikan saya kebahagiaan.

            Dalam menjalani panggilan ini saya juga dapat belajar dari sikap Bunda Maria yang Setia, Sabar, Rendah hati, Peka, Kuat, Baik, Perhatian, pantang menyerah, Lemah lembut, Sederhana, Murah hati.Sikap –Sikap ini masih terus saya perjuangkan dan terus belajar karena saya juga manusia yang lemah terkadang lalai untuk melakukan semuanya itu.

 

BIG MOMMENTS

20 September 2020: Selamat memasuki retret agung bagi novis satu

30 september : Hip,,,hip,,,huraaa,,HBD sr. Vigilia Maria Lumi(novis satu) semoga merayakan ultah saat retret agung membuat sr vigilia banyak bermenung dan berefleksi.

04 Oktober 2020: Panjang umur dan sehat selalu Sr. Lusia Semi,,semoga semakin setia dalam panggilan,,,,,amin,

05 Oktober 2020: Hip,,Hip,, Huraaaaa Happy Selamat mengenang kembali hari lahir bagi suster berdua ,,,,1. Sr. Anna Maria Sri Hartati, SJMJ(our magistra) and Sr. Maria Kristiana Gisi (Novis 2),,,may God give all the best for you.

10 Oktober 2020: Selamat berproses dalam praktek Hidup berkomunitas(stage) para suster Novis dua, semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar

19 Oktober 2020: Dear Sr. Sandra Supit, SJMJ(Provinsial Prov. Makassar) Selamat hari lahir suster,,kami semua mendoakan yang terbaik bagi suster.

20 oktober 2020: Selamat tutup retret Agung novis satu dan selamat melanjutkan dan melaksanakan buah-buah retret dalam kehidupan sehari-hari.

02 November 2020: Kita berdoa bagi seluruh arwah umat beriman...semoga jiwa-jiwa mereka dapat diterima dalam kerajaan surga.

03 november 2020: Ibadat bersama di taman pekuburan suster-suster JMJ Panti Semadi Tomohon yang dipimpin oleh Sr. Margareta Toliu,SJMJ(Dpp Manado)

09 November 2020: Happy born day Sr.Novia Grescindy(First year novice)

11 November 2020: Para bensa Voce Sr. Florentina Do Rego (First year novice)

30 November 2020: Happy Birthday Sr. Bernadete Benga lawan(First year Novice) may God always help you in your vocation life.

03 Desember 2020: HBD sr. Francinetti Manua, SJMJ(Kongregational leadership council) Best wishes for you our dear sister.

05 Desember 2020: Selamat mengenang hari pertama melihat terang dunia suster Constantia Sundah, SJMJ(Our co-magistra) and her twiny Sr. Dorothea Sundah, SJMJ semoga suster berdua selalu aman dalam naungan Tuhan.

08 Desember 2020: Happy Birth day Sr. Monika Kalangi, SJMJ(Congregational leadership coucil.)

10 Desember 2020 Welcome back to Noviciate dear sister second year Novices

13 Desember 2020: HBD Sr. Henny Christin Mona (first year Novice)

17 Desember 2020: Parabensa Voce Sr. Emilia Udenge,,,,(First year novice)

25 Desember 2020: Merry Christmas 2020.....GBU

27 desember 2020: Selamat pesta keluarga kudus,,,,Selamat merayakan pesta pelindung kongregasi SJMJ semoga keteladanan dan semangat Keluarga kudus Yesus,Maria,Yosep, selalu mengalir dalam darah para suster kongregasi SJMJ

31 Desember 2020: Good bye 2020 Terima kasih atas semua pengalaman yang telah terjadi,,,,,,,

01 Januari 2021: “WELCOME 2021”  let us draw our story of life in the paper of 2021. Let us walk together 2021

19 Januari 2021: Happy Birtthday sr. Adelina Bete Klau(First year novice).

26 januari 2021: Komunitas Novisiat SJMJ melaksanakan Swab covid-19 dan hasilnya Negatifff.....Syukur kepada Tuhan.

29 Januari 2021: Triduum Novis 1 menutup tahun kanonik

31 Januari 2021: Happy birth day Sr. Vinsensia Siunta, SJMJ (Provinsial Provinsi Makassar) have a long life, healthy body and soul and also wisdom in your life.

02 februari 2021: Proficiat...Proficiat...Novis satu menjadi Novis 2A dan Novis 2 menjadi novis 2B.

08 Februari 2021: HBD Sr. Valentina Tungka(second year novice B).

06 Maret 2021: Happy birth day Sr. Marietha Viviana Ladopurab(Second year novice A)

08 Maret 2021: Para suster Prov Manado melakukan gerakan Penanaman pohon di lahan kosong yaitu belakang akper Gunung Maria,,,para Novis sebagai anak muda tentu tidak mau ketinggalan.”Selamatkan Bumiii”

19 Maret 2021: Selamat hari raya ST. Joseph pelindung kongregasi, Yayasan Yoseph Yeemye, dan Pelindung suster-suster Profesi sementara.

04 april 2021: Happy Easter Sundayyy...................Halleluyah,,,Halleluyah,,,,,,

14 April 2021: Happy birth day Sr. Justien Tiwow, SJMJ(Provinsial provinsi Manado)

28 April 2021: Selamat bagi para kesepuluh suster novis 2B yang diterima kongregasi untuk mengikrarkan kaul pertama pada tanggal 08-06-2021 nanti.

13 Mei 2021 : Selamat merayakan hari Kenaikan Yesus Kristus ke surga

23 mei 2021: “ Come Holy Spirit lives in us” Selamat merayakan hari raya pentakosta,,kali ini Roh kudus datang dalam wujud Dua sosok yang membuat para novis begitu bahagia yaitu visitasi dari Sr. Theresia Supriyati, SJMJ(General Moeder) and Sr. Jeanette Runtu, SJMJ(general counsil)

28 Mei 2021: selamat memasuki retret persiapan Profesi  bagi suster-suster novis 2B...selamat bersemedi.

29 mei 2021:  HBD Sr.Maria Magdalena Mutik (Second year novice B)

30 mei 2021: Selamat memasuki retret persiapan penerimaan busana biara bagi ketigabelas postulan.

31 Mei 2021 : Selamat menutup bulan Maria,,,Mother Mary Pray for us.

Dankee,,,,thanks,,obrigado,,,Arigato,,,Gratias

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LAVITA DOLCE EDISI 2021

  LAVITA DOLCE   JUNI 2021     https://noviciatesjmj.wordpress.com/ https://noviciatesjmj.wordpress.com ...