https://noviciatesjmj.wordpress.com/ https://noviciatesjmj.wordpress.com
|
||||
![]() |
||||
|
|
|



Sr. Sisilia Sisilianingsih, SJMJ, Sr. Anna Maria Sri Hartati,
SJMJ.
Sr. Constantia Sundah, SJMJ, Sr. Aloyse Piay, SJMJ
Ketua
Redaksi : Sr. Vigilia
Maria Lumi
Wakil
Ketua Redaksi : Sr.
Bernadete Benga Lawan
Editor :
Sr. Bergita Do Santos
Lay Out : Sr. Bernadete Benga Lawan
Ilustrator
: Sr. Vigilia Maria Lumi
Alamat
Redaksi : Novisiat SJMJ “REGINA CAELI” JL. P. L Kaunang No. 308
Tomohon 95442 SULAWESI UTARA
|
![]() |
‘’ Krisis Iman
Identitas Dalam Panggilan Hidup’’
Oleh: Post Sisilia Lawi

Bulan September adalah bulan yang bersejarah dalam Gereja katholik.
Mengapa saya mengatakan bahwa bulan September adalah bulan sejarah karena bulan
ini adalah bulan kitab suci nasional. Awal saya mendengar bahawa bulan
September adalah bulan kitab suci dalam Gereja katolik,timbul suatu pemikiran,
mengapa bulan kitab suci itu di tetapkan di bulan september?
padahal masih ada 11 bulan yang bisa di jadikan bulan kitab suci.
Setelah saya mencari tahu alasan mengapa bulan kitab suci itu di tetapkan pada
bulan September karena yang menulis kitab suci adalah Santo Hieronimus yang
kita peringati pada tanggal 30 september.
Maka di bulan September ini kita
di ajak oleh gereja untuk kembali merenungkan makna kitab suci. Kita juga
diajak untuk membaca kitab suci. Memang dalam zaman modern ini jarang melihat
para kaum muda membaca kitab suci. jika
di minta untuk memilih membaca Alkitab atau novel mereka akan lebih memilih
untuk membaca novel. Karena bagi mereka kitab suci adalah buku yang membuat
mereka merasah cepat bosan dan isi kitab suci itu kurang menarik perhatian
mereka. Sementara novel adalah buku yang isinya menarik dan tidak merasah
bosan, sekali pun novel itu lebih tebal dari alkitab mereka akan sanggup
membacanya sampai selesai. Maka di bulan kitab suci ini Bapa Paus Fransiskus
mau mengajak kita untuk kembali menumbuhkan budaya membaca alkitab , walaupun
tidak semua isi alkitab harus kita baca. Dengan tema kitab suci bulan ini “
Krisis Iman Identitas Dalam Panggilan.’’Awalnya saya berpikir bahwa krisis itu
hanya terjadi dalam bidang ekonomi. Ternyata krisis iman juga terjadi dalam
kehidupan seorang religius terlebih khusus saya sendiri. Krisis iman itu datang
silih berganti, namun bagaimana cara saya untuk kembali bangkit dari krisis ini
dan melawan semua perasaan itu. Terkadang saya merasa sulit namun, saya mencoba
untuk melawan semua itu . Semoga Tuhan yang memanggil saya adalah setia saya
juga bisa setia sampai pada akhirnya.
Saya, sebagai bagian dari umat Allah,
umat Katolik yang sejati dan sebagai keikutsertaan saya dan komunitas
dalam mensukseskan bulan kitab suci
Nasional, selama bulan kitab suci September 2020 komunitas kami Postulat SJMJ
mengadakan pendalaman Kitab suci sesuai dengan panduan yang diberikan oleh
keuskupan Manado- Sulawesi Utara dan keuskupan Agung Jakarta. Dalam pendalaman
tersebut, kami membaginya menjadi 4x pertemuan dan setiap pertemuan ada
bahan-bahan refleksi yang
harus kami refleksikan dan didiskusikan dan yang lebih menarik lagi ialah
bagaimana kami harus memaknai bulan Kitab Suci tersebut dengan tingkah laku
yang konkrit dan menyebarkan damai bagi sesama.
Shots from
the Angels
(29 SEPTEMBER 2020)
Post. Fiona Suluh
The feast of the Archangel of St. Michael, St. Gabriel, and
St. Rafael is celebrated by the Church on 29thSeptember every year.
In this feast of the archangels, I am invited to give thanks to God for all the
ways God has done to protect and care for me.Along with my vocation experience,
I have tried many things to behave like an angel but somehow came and it became
funny, even some are made me sad and no meaning. As I reflected from the
beginning I was called in this life with all the advantages and disadvantages the
angels are inherent me. Hence, I surrender my life into the care of God and in
the course of time I also followed my path where I had to stop for a while.
There I found the way which has guided me through. The path is straight and
does not bring me some obstacles rather it brought me to a green pasture. Thank
you my angel. Here on earth, I train myself how to personally be able to stand
on my own feet when the wild win blowscome and go. With the melody of the
music, times are constantly changing; I am also changed by the time that keeps
on rolling fast but God gave me the most beautiful gift that is an angel to
feel the love of human being and the love of God in my life through his great
angelic experiences. All this because of the love of God and the wealth and
creations of God that exceed my knowledge.
Jesus spoke to the angels in heaven who always
looked at their father's face teaches me how to trust and believe in God. This
statement is not only confirms that the angels are in the presence of God, but
also implies that the angels have always had contact with the father. If I, the
guardian angel, is in danger, the angels in the name of God, will act as his
guide.

Change me
Change me into thyself dear Lord
That I may live in Thee and for Thee
alone
May my happiness on earth
Consist in fulfilling Thy holly will. Amen
Prayer of Rev.Fr. Mathias Wolff’,
SJ the founder of the sister of Jesus Mary Joseph isvery shortprayer but it has
a deep meaning to me. Sometimes
it raises to my mind this question “How to change and Can I change myself to be
how Fr. Mathias Wolff is”. I have many intentions, many good wills, much
history, many values and good character to achieve for something new in God but
I always failed. I tried several times but again and again I failed. Then, I
looked only for his will that may Dear Lord,
change me so that I can live all my values of life in God and for God
alone, amen.
Change me is a simple word but
how to change that the big issue. Concerning to my life what I Live now at
Postulancy, living in God and for God is a lifelong process; I must humbly
myself before him and accept whatever the will of God works on me. I hope that Fr. Mathias Wolff’s prayer will
become a prayer and mental attitude who can penetrate my life so that I can
accept and carry out that prayer in my daily activities since I pray it every
day.
During
a month of Rosary October 2020, we the SJMJ is also celebrates the dead
anniversary of our founder Rev.Fr. Mathias Wolff, SJ on 31st
October. As a symbol to honor him, the Postulancy community has something to be
performed. The first program we did was we made nine (9) days novena Fr.
Mathias Wolff begins from 22nd to 30th October 2020.
Secondly we were having some competitions perform by the postulants and
mistresses, that is: singing, drama, poem, drawing a founder picture with his
positive affirmation and some sports. Thirdly, we prepared some special food
and the most special was we rousted Sate Ragey by we ourselves. The sate ragey
was made from big pieces of pork and its only
Besides that, When I did
the decoration I remembered what
Rev.Fr.mathias wolff, SJ told us “I want to work like a giant”, plainly I said
that the word it has inspired me to move on as fast as I can, why, because I should not do nothing
without my own struggles and do not
harvest something good without my hard working, instead I have to do it hardly.
Rev.Fr. Mathias Wolff is a person who can support others with his spirit. He
has the courage and power to overcome all the difficult of life to be light and
having many of talents and virtues.
change needed cooperation between me and
God, only with the grace of God I can
become how I am now.
By,
Post.
Bona Fentura Bule
RET-RET AGUNG NOVIS
1 20 SEPTEMBER 2020- 20 0KT0BER 2020

Buah-buah retret
agung selama 30 hari tentu sangat banyak
sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap pribadi, dan semuanya itu perlu di kembangkan
dalam hidup doa, karya dan hidup berkomunitas, jika tidak maka tidak ada artinya
sama sekali.
SELAMAT KUNCI
RETRET DAN SELAMAT MELANJUTKAN BUAH-BUAHNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI.
Pelayanan penuh kasih
( Post. Emirensiana Baba )
Arti dari
hidup yang berharga adalah hidup yang
mampu menghidupkan orang lain melalui tugas dan pelayanan. Karena melayani
adalah bagian pekerjaan yang sangat mulia sekecil dan sesederhana apapun
itu adalah bagian dari pelayan kita sebagai pengikut Kristus.
Pagi yang cerah sang mentari belum
tersenyum dari ufuk timur. Gelap yang masih menaungi kota Tomohon, saya dan
teman saya sudah menyusuri jalan setapak dari postulat menuju novisiat. Jaket
hitam yang melekat ditubuh kami karena dinginnya kota Tomohon menusuk ke
tulang-tulang. Terlihat dari jauh sebuah banggunan tinggi dengan suasana yang
sangat hening, tak ada satu suara pun yang terdengar. Tanpa berpikir panjang kami langsung masuk kedalam novisiat, ini merupakan kedua kalinya saya
datang. Kami mulai mencari stop kontak, kami merasa kewalahan karena tidak mengetahui dimana letak stop
kontaknya. Untung saja saat itu ada
seorang suster yang datang menghampiri kami dan kami berdua dibantu. Saya
dan teman saya memasak air minum. Sambil menunggu airnya mendidih, saya dan
teman saya membersihkan dapur. Jarum jam sudah menuju pukul 06.00 WITA kami
segera pergi mengambil makanan jaraknya tidak terlalu jauh dari novisiat. Kami
mengayunkan langkah lebih cepat untuk mengambil makanan setelah itu kami
menyiapkan makanan. kegiatan itu yang
kami lakukan selama kami di utus untuk melayani suster-suster novis yang sedang ret-ret agung. Dari pengalaman ini saya belajar banyak dari para suster. Saya melihat
kecekatan para suster novis saat bekerja. Mereka juga sangat peka ketika
melihat kami yang masih kebingungan dalam mencari sesuatu. Para suster begitu
setia dalam menunjukkan tempat-tempat yang sudah kami tahu namun kami masih
ragu-ragu. Mereka bagaikan sang guru yang menuntun muridnya dalam kesulitan.
Terkadang kami melihat senyum tipis yang terukir di wajah para suster ketika
menunjukan tempat-tempat. Karena dalam suasana silensium maka suster memberi
isyarat kepada kami melalui tulisan singkat di lembaran kertas putih. Kami juga
melihat para suster yang bekerja tanpa suara yang terdengar ditelinga saya
sehingga pekerjaan itu selesai dalam waktu yang singkat.

HATI YANG
MURNI
(Post. Rosalia Date Waton)
Bunda MARIA adalah seorang wanita
cantik dan sederhana yang dipilih Allah untuk menjadi ibu sang penyelamat
dunia. Teladan Bunda Maria sebagai bunda yang penuh dengan belas kasih adalah
salah satu idaman setiap orang yang percaya kepadanya.
Bulan oktober ini adalah bulan yang menjadi waktu
khusus bagi umat khatolik untuk berdevosi kepada bunda Maria. Dengan berdevosi
kepada Bunda Maria, kita dapat mengutarakan segala keluh kesah kita kepadanya.
Dalam bulan suci ini saya menhayati teladan bunda maria tentang kesetiaannya
kepada Allah yang siap menanggung segala sesuatu demi Allah.Dengan kemurnian
hati yang Ia miliki, saya termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan
lebih sempurna di hadapan Allah dengan kemurnian yang saya miliki. “terjadilah
padaku menurut perkataan-Mu” kalimat tersebut juga memotivasi saya untuk
menyerahkan segala hidup saya pada tangan Tuhan seperti apa yang dilakukan oleh
Bunda Maria. Dengan mengikuti segala teladan Bunda Maria saya yakin bahwa hidup
saya akan sama persis dengan Bunda Maria yang taat akan Allah dan memiliki hati
yang murni untuk di persembahkan kepada Allah.

02-03 November 2020
“Saling mendoakan”
Hari
ini adalah momment yang selalu dan setiap tahun diperingati, yaitu mendoakan
arwah seluruh umat beriman. Gereja Katolik percaya akan kehidupan kekal, yaitu
umat Allah yang berada di tempat penantian, setelah kematian. Oleh karena itu
kita semua mendapat kekuatan karena kita mendoakan para suster kita yang telah
meninggal dunia maupun anggota keluarga kita dan seluruh umat beriman yang
telah meninggal. Jiwa-jiwa yang kita doakan pun kembali mendoakan kita, karena
kita semua adalah satu, dan saling mendoakan sehingga segala karya kongregasi
tetap maju. Pagi hari tanggal 02 November 2020 di tengah pandemik ini, dengan
menelusuri jalan Novisiat, para Novis,bergabung bersama Para postulan dan para
suster komunitas Panti Semadi Tomohon, bersama melambungkan ibadat Pagi di
Taman pekuburan Suster-suster SJMJ Tomohon, dengan intensi khusus bagi
keselamatan jiwa seluruh umat beriman.
Kami percaya penuh bahwa suster-suster pun selalu mendoakan kami, hal itu dapat
dilihat ketika suster yang meninggal dunia membawa satu rosario yang dililit
pada tangan suster, yang menandakan bahwa para suster tetap menjadi pendoa
sampai selama-lamanya. Tanggal 03 November, hadir lagi suster-suster dari
komunitas terdekat untuk ibadat bersama karena tanggal 03 November adalah
tanggal dimana peringatan hari wafat pendiri kongregasi.
Fatrher Mathias Wolff,SJ,,,,,,Pray for us
Jesus Mary Joseph...Pray for us
By: (Sr. Marietha=Novis 2a)

![]() |
|||
|
|||
|

“Tahun baru, Harapan Baru”
Welcome 2021....
angka satu yang terakhir memacu diri saya untuk bermohon kepada Allah tentang
satu permohonan, “Semoga dunia bebas dari Virus Corona”,,,,meskipun dunia sibuk
dengan wabah tetapi tahun tidak berhenti untuk berganti. Banyak kisah yang
terangkai selama satu tahun, banyak kesibukan yang tidak terlepas dari lock
down, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kontak maupun
perkumpulan. Terima kasih tahun 2020 yang telah hadir bersama kami dengan
serangkaian cerita yang bervariasi dalam sebuah kotak berlabelkan COVID-19. Once again Welcome dua ribu dua puluh
Satu(satu harapan baru).(Sr. Bergita)
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
“SELAMAT TUTUP
TAHUN KANONIK”02-02-2021
“ Aku teringat
pada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaanMu, aku memikirkan
perbuatan tangan-Mu”(Mzm 145:5).
Bumi
berotasi begitu cepat, tak terasa setahun telah berlalu. Satu tahun kanonik ini
saya jalani dan hiasi dengan begitu banyak pengalaman. Banyak pengalaman yang
telah bertumbuh dalam hidup rohani, hidup bersama, dan hidup karya. Pengalaman
hidup rohani membawa saya semakin dekat dengan Allah dan mempersembahkan diri
dengan utuh. Dalam hidup berkomunitas semangat saling berbagi tetap
dipertahankan dan dikembangkan, karena indahnya hidup saling berbagi membuat
saya semakin kuat dalam menjalani panggilan ini. Hidup karya pun begitu
penting, karena kongregasi SJMJ adalah kongregasi aktif-kontemplatif, jadi saya
sebagai tunas muda yang dibina perlu menanamkan semangat bekerja bagai raksasa terhadap
tugas apa saja yang dipercayakan kepada saya, misalnya di wash, Refter, dapur,
maupun kebun. Semua ini tentu atas perlindungan Tuhan, sehingga satu tahun
kanonik memberi banyak makna.Terima kasih Tuhan, semoga Tahun kedua yang akan
kami lewati semakin bermakna.
( Sr. Adelina)
![]() |
“Jumat 19 Maret 2021”
“Meneladani tokoh pekerja keras di hari pantang”
Hari ini adalah hari jumat, artinya pantang,
meskipun bertepatan dengan hari raya St. Joseph suami St. Perawan Maria,
pelindung karya pendidikan(Yayasan Yoseph Yeemye), yang membiayai hidup kami
para novis di tempat pembinaan ini.
Saya sebagai orang muda, mau meneladani St. Josefdengan
cara bekerja tanpa mengeluh, hingga tuntas. Yang menginspirasi saya bahwa st.
Joseph yang sudah tua saja, begitu semangat bekerja, mengapa saya tidak?
Jadi kesimpulannya saya bahwa merayakan hari raya
St. Joseph di hari jumat (hari pantang) sama dengan bekerja keras pantang
lelah, mengeluh, dan menyerah.(Sr. Emilia)
#Saint_Joseph_pray_for_us
(
Vaksin Covid .19 )
12
Maret 2021
Harapan Yang Tidak Terpenuhi
Sr. Katarina uko
Dunia saat ini
diliputi kesulitan akibat wabah virus covid .19 yang sudah menyebarluas. Virus
covid-19 adalah penyakit yang sangat berbahaya yang menimbulkan banyak korban
meninggal dunia,bahkan dalam sehari bisa saja menimbukan banyak korban jiwa
mencapai saratus lebih orang yang meninggal dunia akibat virus covid .19 itulah
informasi yang saya dapat dari pembimbing kami di tempat pembinaan dan juga
dari para dosen yang datang mengajar kami para calon religius. Menurut saya
virus ini sangat pintar. Mengapa? Karena virus ini bisa membohongi semua orang,
terutama orang-orang disekitar kita, dan orang yang sudah terjangkit virus ini
pun juga tidak tahu bahwa ia sendiri sudah terkena virus yang sangat berbahaya.
Virus covid .19 dapat saya istilahkan sama dengan sebuah prinsip. Karena ada
seorang dosen filsafat yang mengatakan bahwa prinsip yang dibuat oleh seseorang
adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat, tidak dapat kita raba dan tidak dapat
di cium, namun perlahan-lahan hasilnya dapat dirasakan perubahannya, begitupun
dengan virus covid .19 adalah sesuatu yang tidak kita lihat,tidak dapat kita
raba dan tidak dapat dicium, tetapi jika tidak berhati-hati hasilnya akan
sangat berbahaya bagi semua orang.
|
Untuk
kita semua bahwa virus covid .19 tidak dapat kita lihat, tidak dapat kita raba
dan tidak dapat dicium, jadi berhati-hatilah dalam beraktifitas ikutilah
protocol kesehatan yaitu: jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.
Terimakasih………
|
Mendung di Minggu
Palma
By= Sr.
Novia Grescindy
(28 Maret 2021)
Sepuluh
menit sebelum perarakan cuacanya mendung seakan akan akan turun hujan, meskipun
begitu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk berarak dari depan Novisiat
menuju kapel Panti Semadi dengan daun palma di tangan masing dan sembil menyayikan
lagu yang tidak lazim lagi di dengar. “ Dikala Yesus di sambut di gerbang
Yerusalem umat bagai lautan dengan palma di tangan, gemuruh sorak dan sorai
Kristus Maha Jaya. Yerusalem, Yerusalem lihatlah Rajamu, Hosana terpujilah
Kristus Raja maha jaya”.
Setelah
beberapa menit perarakan misa di mulai dengan didiringi koor yang sangat meriah
dari kami para Novis. Di hari minggu palma ini saya secara pribadi sangat
gembira walaupun sepi, hanya di hadiri oleh para suster kompleks Panti Semadi
dan adik-adik SLB, mengingat kondisi dunia yang belum
stabil akibat covid-19, yang membuat semua orang tidak leluasa termasuk ketika
dalam perayaan.
Sungguh di
minggu palma ini sangatlah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, walau
demikian saya sangat bersyukur karena masih bisa merayakan minggu palma dengan
penuh sukacita dan kegembiraan.
PEKAN
LITURGI 23-26 MARET 2021
SR. BERNADETE BENGA LAWAN
Puji dan
syukur saya haturkan kepada Tuhan atas segala berkat dan perlindungannya
sehngga saya masih diperkenankan boleh mengikuti pekan yang kurang lebih
diadakan 4 hari dan dapat menyelesaikannya
dengan baik dalam keadaan yang
sehat dan terberkati. Saya juga berterimakasih terutama kepada kongregasi lewat suster pembimbing,
saya boleh diperkenankan untuk mengikuti pekan liturgi. Tak lupa saya
berterimaksih kepada P.Stenly Vianny Pondaag, MSC yang dengan berbagai cara
boleh meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan penjelasan lebih lanjut
mengenai liturgi.
Dalam menjalani
pekan ini ada banyak hal yang bagi saya
merupakan hal benar dulunya tetapi setelah dijelaskan ternyata ada beberapa
yang salah dimana tidak sesuai dalam
buku Tata Perayaan Ekaristi atau
terlebih tepatnya tidak sesuai rubric atau tanda tulisan merah pada buku
tata perayaan ekaristi diantaranya adalah:
Pada waktu membawakan persembahan corporal,
purificatorium, piala, palla tidak boleh dibawa, tetapi yang dibawa hanya hosti
besar bersama patena yang mana disimpan
pada sebuah baki yang layak sesuai kreatifitas saat mengaturnya (tidak boleh
mempersembahkan barang yang kosong)
Uang
persembahan dalam gereja sebenarnya untuk orang miskin dan bukan untuk
kebutuhan pastoral atau pastor sendiri
Altar
bukan tempat pembersihan patena dan piala, tetapi yang paling tepat
membersihakan di meja kredens (tidak sopan)
Jika
ingin mendoakan devosi ataupun doa lainnya, lebih tepatnya di doakan setelah
doa komuni dan bukan di doakan saat pada saat selesai komuni saat imam
membersihakan piala dan alat misa lainnya karena saat ini merupakan saat hening
untuk berdoa
Saat
selesai membacakan bacaan entah pertama atau kedua harus ada jeda hening
sebentar
Ada
juga penjelasan tentang Pekan suci dan Tri hari suci yang belum sepenuhnya saya
pahami sebelumnya diantaranya:
Masa
puasa dalam masa prapaskah berlangsung selama 40 hari dimana dimulai dari hari
Rabu abu dan berakhir sampai hari sabtu suci dimana sabtu suci ini bukan Vigili
Paskah melainkan sabtu sebeulum Tri Hari Suci. Hari minggu tidak terhitung
sebagai masa puasa
Tidak
ada lagu penutup pada Jumat Agung dan lagu pembuka pada Vigili Paskah karena
masih merupakan satu kesatuan bagian dalam Jumat Agung
Jumat
Agung dan Vigili Paskah merupakan puasa wajib dimana puasa ini dinamakan puasa
Paskah
Kain
yang menutup patung dan salib hanya berwarna merah atau ungu dan jika pada
awalnya sudah dibungkus warna ungu atau merah maka warna itu saja yang di
pertahankan sampai Jumat Agung.
Sebaiknya
pada misa Misa Kamis disiapkan hosti yang baru
Pada
malam tuguran yang ditahtakan adalah Sibori dan bukan Monstran dan pada saat berdoa
sebaiknya mengurangi lagu serta lebih banyak membaca injil Yohanes bab 13 – 17
Dalam
malam Vigili Paskah jika memang harus mengurangi bacaan diharuskan mengurangi
sampai 4 bacaan dan kitab keluaran itu harus dibacakan
Setelah menyadari semua kekeliruan dan
pemahaman yang selama ini salah, saya menyadari perlu ada perubahan untuk
semuanya ini, hanya saja semuanya ini kembali tentu melihat sikon dari tiap –
tiap paroki dan kapel karena tak semudah itu merubah suatu kebiasaan yang sudah
sekian lama dilakukan, namun satu hal yang penting adalah semuanya dimulai dari
diri sendiri, jika saya mampu berusaha menyampaikan hal yang baik ini maka
semua umat boleh mengikuti perayaan misa
dengan benar dan mengikuti tata aturan
yang benar dalam Pakan Suci danTri hari suci.
Semoga semua hal ini boleh saya kembangkan nanti saat sudah berkarya dan di
tengah umat maupun para suster yang belum atau masih memahami salah tentang
tata perayaan Ekaristi dan aturan dalam Pekan Suci dan Tri Hari Suci.
TRI
HARI SUCI VERSI 2021
(SR.
ADELINA BETE KLAU)
Pengalaman Tri Hari Suci pada tahun ini sangatlah menarik
bagi kami para Novis terutama sebagai pribadi. Walaupun perayaan
tahun ini dirayakan berbeda dengan
tahun- tahun sebelumnya yang dirayakan secara meriah dengan dihadiri
banyak umat. Namun dalam tahun ini karena Covid-19 masih berlanjut dan juga
masih tetap menjaga jarak maka kami para
Novis bersama Komunitas panti Samadi dan Komunitas SLB, merayakan Ekaristi
sederhana di Panti Samadi. Pengalaman kesederhanaan ini tidak menjadi suatu
hambatan, dan putus asa bagi kami, namun justru menjadi suatu pengalaman yang
sangat berharga dan berarti dalam hidupku. Dari itu juga saya dapat belajar
banyak hal selama Tri Hari Suci. Walaupun selama Tri Hari Suci kami para Novis
yang bertugas, namun itu semua tidak membuat kami mengeluh karena banyak lagu
yang harus kami latih dan juga persiapan- persiapan lainnya di
komunitas, justru membantu kami untuk bisa belajar, serta saya bersyukur karena
bisa mengambil bagian selama Tri Hari Suci. Bukan perayaan meriah yang membuat
kita bahagia dan sukacita, akan tetapi bagaimana kita menghayati Ekaristi yang kita ikuti dari tahap ke tahap itulah yang
membuat kita bahagia. Maka saya merefleksikan bahwa bukan lagu- lagu yang
meriah yang menjadi utama dalam hidupku, melainkan perjumpaan hatiku dengan
Tuhan itulah yang menjadi inti dalam perayaan Ekaristi terutama selama Tri Hari
Suci. Mari kita semua belajar untuk selalu bersykur atas setiap pemberian Tuhan
baik itu secara meriah maupun sederhanna..
|
|
|

Cerpen Minggu aksi panggilan 18 April 2021
“IMAMATMU, TRI KAULKU,
PANGGILAN KITA…..”
Kring, kring, kring
Bel tanda jam kuliah
berakhir, menyudahi segala penjelasan tentang teologi hari ini.
“Suster
vene”, begitulah sapaan akrabku…
Aku adalah seorang mahasiswa teologi di salah satu universitas di
kotaku. Sebagai seorang biarawati, aku pun punya yang namanya masa lalu.
Tepatnya 11 tahun lalu, aku mengenal seorang seminaris di sebuah seminari di
kotaku. Ia adalah seorang seminaris yang baik, ramah, sopan, dan mudah bergaul.
Namanya fito. Pertama kali aku mengenalnya, saat acara sharing bersama
para seminaris saat hari panggilan sedunia. Kala itu aku masih duduk di bangku
sekolah SMA. Aku mengenalnya karena ia satu kelompok sharing denganku. Ia
berbagi banyak pengalaman yang membuka wawasanku tentang hidup panggilan.
meskipun begitu, sejak kecil aku sudah sangat ingin menjadi seorang biarawati.
Bagiku menjadi biarawati itu berarti menjadi berbeda dari yang biasa. Sejak pertemuan itu, aku dan fito sering
berbagi kabar melalui media sosia FB, maupun WA. Dari situ aku mulai lebih
mengenalnya. Ia memanggilku dengan sebutan suster kecil, dan aku memanggilnya
kaka karena umur kami yang beda 2 tahun. Sejak saat itu, kami sering bertemu,
baik saat ambulasi maupun saat kunjungan ke seminari. Awalnya kami hanya dekat
sebagai teman curhat. Namun entah mengapa, suatu saat ia menyatakan perasaanya
padaku. Hal ini membuat aku kaget dan binggung. Aku menjawabya singkat, “
bukannya seorang calon imam tidak boleh pacaran?” namun ia menjawabku “ aku
tidak tau sampai dimana panggilanku. Aku tidak tau sampai diamana Tuhan akan
memanggilku. Bukankah kita dekat sudah lama, lagipula kita sudah sangat dekat.”
Meskipun sedikit ragu, namun aku pun mengiyakan untuk pacaran dengan ka
fito.kami semakin mengenal satu sama lain,dan aku pun mengunggkapkan pada fito
bahwa aku sangat ingin menjadi seorang suster. betapa senangnya aku, saat ia
memberi dukungan padaku. Aku semakin terpacu untuk mengejar impianku.
******
“ vene, bulan
depan aku akan melanjutkan masa pembinaanku di tahun orientasi, bagaimana
denganmu?”. Aku senang mendengarkan kata-kata itu. Bagiku, itu berarti fito
akan lebih serius lagi dalam panggilannya. Aku tak mau menjadi penghalang
baginya untuk terus menggapai mimpinya.” Ka fito, kalu begitu kita sudahi saja
hubungan kita, kaka serius dengan panggilan kaka, dan aku akan terus mencapai
cita-citaku. Lagi pila bulan depan aku akan mendaftar masuk be biara
susteran. Doakan aku saja agar aku lolos, dan mencapai impianku.” Mendengar kata-kataku, ka fito hanya
tersenyum dan menjawabku “ aku belum
siap untuk putus, aku masih butuh kamu untuk terus menyemangatiku. Kalau
waktunya tiba, aku akan siap untuk melepasmu, dan membiarkanmu menjadi seperti
yang kamu harapkan.”
*****
Hari ini, aku resmi menjadi seorang calon suster, sebagai seorang aspiran. Rasanya
menyenangkan, aku berjanji untuk terus berusaha menjalani panggilanku. Aku dan
ka fito sudah tidak pernah memberi kabar sejak ia masuk tahun orientasi. Namun
hal ini tidak membuatku menyerah. Aku terus mejalani panggilanku, begitupun
fito. Sekarang, sebagai seorang postulan,
aku tidak lagi diijinkan untuk menggunakan HandPhone. Dan bagiku, hal ini tidak
menyulitkanku. Dan, sekarang ka fito
sudah resmi mejadi frater tingkat satu di seminari tinggi. Aku sangat bahagia
mendengar hal itu. Sekarang, aku berusaha untuk fokus dengan panggilanku.
meskipun banyak tantangan, namun hal itu semakin membuat aku kuat dalam
panggilanku.
*****
tak terasa,
sekarang aku akan masuk ret-ret untuk profesi pertamaku. Aku semakin hidup
dalam panggilanku. hari ini, adalah hari
bahagia bagiku dan bagi teman-temanku. Untuk pertama kalinya, aku akan
mengucapkan janji setia dan hidup dalam ketaatan pada 3 kaul. Aku sangat
senang, saat yang ditunggu akan dimulai. Aku akan lebih serius mejalani
panggilanku. betapa bahagianya aku, diantara banyak undangan yang hadir, aku melihat sosok laki-laki yang
sangat aku kenal, dia adalah ka fito. Sepanjang Ekaristi berlangsung aku terus
merasakan bahwa Tuhan sungguh baik bagiku. dengan panjangnya perjalanan yang
aku alami, akhirnya sekarang aku dapat hidup untuk Tuhan dalam panggilan ini.
Seusai misa, aku bertemu dengan kaum
keluargaku. Kebahagiaanku hari ini, tak dapat lagi terbendung. Aku menangis
dalam pelukan ibu. Sekarang aku harus setia pada Tuhan yang aku ikuti. Ibu
memberiku nasihat, agar tetap setia pada panggilanku. Setelah bertemu keluarga,
akhirnya aku bertemu ka fito. Bagiku, ka fito adalah orang yang sangat berjasa pada panggilanku. kalau bukan
karena ka fito mungkin aku tidak menjadi seorang biarawati hari ini.” Selamat
ya suster, sekarang kamu adalah milik Tuhan dan sekarang
sudah waktunya untukku merelakanmu dan melapasmu demi masa depanmu.” “ terima kasih ka fito, ehh
maaf frater maksudnya. Terima kasih untuk semua pengalaman kita, terima kasih
karena sudah menjadi orang yang selalu menyemangatiku dalam panggilanku, dan
terima kasih juga karena frater pernah menjadi bagian dari hidupku. Sampai
kapanpun aku akan tetap menjadikan frater bagian dari hidupku.” “ terima kasih
juga suster, karena pernah mengisi hatiku, dan pernah memberi keindahan dalam
hidupku. Sekarang, teruslah berjuang dan berusahalah untuk tetap setia pada
panggilanmu.’”
******
Sejak saat itu,
aku terus setia pada panggilanku, dan aku tetap mendoakan frater fito. Dua tahun setelah aku berkaul
sementara, aku diperbolehkan untuk
kuliah. Aku terus mejalani
panggilanku, hingga tiba hari ini, 11 tahun sesudah pertemuanku
dengannya, akhirnya fito boleh dengan teguh menjadi seorang imam diosesan. Aku
sangat bahagia karena sekarang ia boleh mengabdi pada Tuhan dengan setia. Aku
turut menghadiri acara pentahbisannya. Betapa kagetnya dia saat aku berlutut
didepannya,saat menerima berkat dari imam baru. Dengan senyum khasnya, ia
memberkatiku. Seusai acara, aku memberi ucapan selamat untuknya. “ selamat ya
pastor fito, sekarang kamu sungguh membuktikan bahwa perjuanganmu, membawamu
pada panggilan ini. Tetap semanagat ya pastor.” ” terima kasih suster, sekarang aku tau
apa itu imamatku, trikaulmu dan panggilan kita.” “ berjanjilah untuk tetap setia pada
panggilan kita masing-masing dan jangan pernah mengkhianati Yesus yang telah
memanggil dan memilih kita. ‘……..(Sr. Vigilia Maria Lumi)
PEKAN MISIOLOGI
21-24 april 2021
Berani Bermisi berarti Berani Menyerahkan Diri Seutuhnya
kepada Tuhan
Pada
suatu hari kami novis 2a mengikuti pekan misiologi yang di berikan oleh pastor
Bonefasius Boro Bin Ola, Pr kurang lebih empat hari. Sebelum mengikuti pekan misiologi
banyak dari kami termasuk saya hanya mengetahui bahwa misi itu hanyalah sebuah
perutusan dan karya. Namun, setelah mengikuti pekan missiologi kami pun
mengetahui bahwa misi mengacu pada pekerjaan yang dipercayakan Tuhan kepada
Gereja yang di utus ke tengah dunia untuk mengasihi, melayani, mewartakan,
mengajar, menyembuhkan dan membebaskan.
Begitu
banyak pengalaman yang kami dapatka selama mengikuti pekan missiologi, seperti
halnya, kunjungan dari para frater dimana mereka dapat sharing dan berdiskusi
bersama kami. Dari pengalaman mereka, banyak suka duka yang dialami oleh para
frater saat mereka bermisi di tengah-tengah umat, seperti tidk di terima oleh
umat setempat, tapi ada yang diterima baik oleh umat. Lewat sharing dari para
frater menyadarkan kami untuk mempersiapkan diri mulai dari sekarang (di tempat
pembinaan novisiat), karena kamipun nanti akan terjun langsung di tengan-tengah
umat. Dengan demikian kami belajar untuk membuka diri terhadap orang lain agar
kami dapat menyerahkan diri seutuhnya kepada Tuhan lewat sesama dengan rela
berkorban, mengasihi, melayani, mengajar, menyembuhkan dan membebaskan
orang-orang yang tertawan dan tersingjkir tanpa membeda-bedakan apapun latar
belakang mereka.
Dalam pekan misiologi ini juga kami
melakukan kegiatan jalan pagi sambil memungut sampah, dan itu mengajarkan kami
bahwa dalam bermisi sangat dibutuhkan pengorbanan diri seutuhnya, tidak
setengah-setengah melainkan secara total kepada Tuhan.
PEKAN
KOMUNITAS
KOMUNITAS
(Sr.
Emilia Udenge)
Hidup dalam komunitas tidak
hanya menyangkut soal tempat tinggal atau rumah, melainkan sebuah wadah untuk
belajar, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi
tantangan dunia luar. Komunitas menjadi tempat untuk menimba kekuatan dan tempat untuk kita kembali dari kesibukan kerja.
Komunitas akan menjadi hangat saat setiap anggota hidup dalam persaudaraan yang
erat. Hidup bersama tanpa adanya persadaraan, kasih , melayani, memaafkan,
mengampuni, menerima dan menyesuaikan diri, maka kehidupan bersama itu tidak
bisa disebut komunitas, melainkan hanya sebuah tempat pekumpulan yang personal.
Untuk menciptakan komunitas yang hangat diperlukan kerjasama dari setiap
anggota komunitas.
Saya sendiri setelah
mengikuti proses, mengambil Buku sebagai
symbol komunitas. Karena buku adalah kumpulan dari banyak lembaran, setiap
lembaran siap untuk dipakai dan digunakan. Maka dari itu, agar mampu mencipakan
suasana komunitas, saya siap untuk bersatu dengan lembaran lainnya , dengan
rekan suster lainya dan bekerja sama membangun suasana komunitas yang hangat,
dan menyenangkan.
![]() |
PENTAKOSTA
(16 mei
2021)
Puisi
Roh Kudus
Roh Kudus masuklah dalam hatiku
Ubahlah diriku dengan cahaya kasih-Mu
Penuhilah aku dengan Roh kebaikan-Mu
Agar aku dapat melakukan segala yang
Terang dan menjauhi yang gelap
Kuatkanlah imanku agar aku tak mudah goyah
Bukalah hati dan pikiranku
Agar aku melakukan kebajikan-kebajikan-Mu
Berilah aku kerendahan hati
Agar aku selalu merunduk seperti padi
Dan tidak meninggikan diri seperti pohon kelapa
Roh Kudus tinggalah selalu bersamaku
Dalam peziarahan hidupku agar aku tak mengikuti
Jalan
yang membawa aku kealam maut
Melainkan
bersama-Mu didalam firdaus
Sr. Floren

WANITA YANG SETIA DAN
KUAT
SR. ANSELMA WEA
seorang
Wanita yang setia di pilih oleh Allah untuk menjadi Ibu segala bangsa,nama Wanita itu adalah BUNDA MARIA . Kesetiaan Bunda Maria benar-benar saya rasakan dalam
hidup saya sehari –hari terutama di tempat pembinaan ini dimana ketika saya
mengalami kekeringan Rohani,mengalami kegagalan, putus asa, mendapat banyak
tantangan baik itu dari luar maupun dalam diri, disitu ketika saya datang
padanya memohon kekuatan dan melakukan Novena di situ saya benar benar merasa
doa saya di kabulkan dan ia memberikan
saya kekuatan dan semangat, sehingga meskipun terkadang saya seringkali
menyakiti hati Bunda Maria namun
Ia tetap setia untuk terus menyadarkan saya agar saya tetap setia padanya. Saya
benar-benar merasakan kasih sayang dari Bunda Maria meskipun saya tidak dekat
dari orang tua namun dengan kedekatan saya kepada Bunda Maria membuat saya
tidak merasa gelisah atau merasa jauh dari orang tua karena saya merasakan
kasih sayang yang besar dari bunda maria sendiri yang selalu memberikan saya
kebahagiaan.
Dalam
menjalani panggilan ini saya juga dapat belajar dari sikap Bunda Maria yang
Setia, Sabar, Rendah hati, Peka, Kuat, Baik, Perhatian, pantang menyerah, Lemah
lembut, Sederhana, Murah hati.Sikap –Sikap ini masih terus saya perjuangkan dan
terus belajar karena saya juga manusia yang lemah terkadang lalai untuk
melakukan semuanya itu.
BIG MOMMENTS
20 September 2020: Selamat memasuki retret
agung bagi novis satu
30 september : Hip,,,hip,,,huraaa,,HBD sr.
Vigilia Maria Lumi(novis satu) semoga merayakan ultah saat retret agung membuat
sr vigilia banyak bermenung dan berefleksi.
04
Oktober 2020: Panjang umur dan sehat selalu Sr. Lusia Semi,,semoga semakin
setia dalam panggilan,,,,,amin,
05
Oktober 2020: Hip,,Hip,, Huraaaaa Happy Selamat mengenang kembali hari lahir
bagi suster berdua ,,,,1. Sr. Anna Maria Sri Hartati, SJMJ(our magistra) and
Sr. Maria Kristiana Gisi (Novis 2),,,may God give all the best for you.
10
Oktober 2020: Selamat berproses dalam praktek Hidup berkomunitas(stage) para
suster Novis dua, semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar
19
Oktober 2020: Dear Sr. Sandra Supit, SJMJ(Provinsial Prov. Makassar) Selamat
hari lahir suster,,kami semua mendoakan yang terbaik bagi suster.
20
oktober 2020: Selamat tutup retret Agung novis satu dan selamat melanjutkan dan
melaksanakan buah-buah retret dalam kehidupan sehari-hari.
02 November 2020: Kita berdoa bagi seluruh
arwah umat beriman...semoga jiwa-jiwa mereka dapat diterima dalam kerajaan
surga.
03 november 2020: Ibadat bersama di taman
pekuburan suster-suster JMJ Panti Semadi Tomohon yang dipimpin oleh Sr.
Margareta Toliu,SJMJ(Dpp Manado)
09 November 2020: Happy born day Sr.Novia
Grescindy(First year novice)
11
November 2020: Para bensa Voce Sr. Florentina Do Rego (First year novice)
30 November 2020: Happy Birthday Sr.
Bernadete Benga lawan(First year Novice) may God always help you in your
vocation life.
03 Desember 2020: HBD sr. Francinetti
Manua, SJMJ(Kongregational leadership council) Best wishes for you our dear
sister.
05 Desember 2020: Selamat mengenang hari pertama
melihat terang dunia suster Constantia Sundah, SJMJ(Our co-magistra) and her
twiny Sr. Dorothea Sundah, SJMJ semoga suster berdua selalu aman dalam naungan
Tuhan.
08 Desember 2020: Happy Birth day Sr.
Monika Kalangi, SJMJ(Congregational leadership coucil.)
10 Desember 2020 Welcome back to Noviciate
dear sister second year Novices
13 Desember 2020: HBD Sr. Henny Christin
Mona (first year Novice)
17 Desember 2020: Parabensa Voce Sr. Emilia
Udenge,,,,(First year novice)
25 Desember 2020: Merry Christmas 2020.....GBU
27 desember 2020: Selamat pesta keluarga
kudus,,,,Selamat merayakan pesta pelindung kongregasi SJMJ semoga keteladanan
dan semangat Keluarga kudus Yesus,Maria,Yosep, selalu mengalir dalam darah para
suster kongregasi SJMJ
31 Desember 2020: Good bye 2020 Terima
kasih atas semua pengalaman yang telah terjadi,,,,,,,
01 Januari 2021: “WELCOME 2021” let us draw our story of life in the paper of
2021. Let us walk together 2021
19 Januari 2021: Happy Birtthday sr.
Adelina Bete Klau(First year novice).
26 januari 2021: Komunitas Novisiat SJMJ
melaksanakan Swab covid-19 dan hasilnya Negatifff.....Syukur kepada Tuhan.
29 Januari 2021: Triduum Novis 1 menutup
tahun kanonik
31 Januari 2021: Happy birth day Sr.
Vinsensia Siunta, SJMJ (Provinsial Provinsi Makassar) have a long life, healthy
body and soul and also wisdom in your life.
02 februari 2021: Proficiat...Proficiat...Novis
satu menjadi Novis 2A dan Novis 2 menjadi novis 2B.
08 Februari 2021: HBD Sr. Valentina Tungka(second year
novice B).
06 Maret 2021: Happy birth day Sr. Marietha Viviana
Ladopurab(Second year novice A)
08 Maret
2021: Para suster Prov Manado melakukan gerakan Penanaman pohon di lahan kosong
yaitu belakang akper Gunung Maria,,,para Novis sebagai anak muda tentu tidak
mau ketinggalan.”Selamatkan Bumiii”
19
Maret 2021: Selamat hari raya ST. Joseph pelindung kongregasi, Yayasan Yoseph
Yeemye, dan Pelindung suster-suster Profesi sementara.
04
april 2021: Happy Easter
Sundayyy...................Halleluyah,,,Halleluyah,,,,,,
14
April 2021: Happy birth day Sr. Justien Tiwow, SJMJ(Provinsial provinsi Manado)
28
April 2021: Selamat bagi para kesepuluh suster novis 2B yang diterima
kongregasi untuk mengikrarkan kaul pertama pada tanggal 08-06-2021 nanti.
13
Mei 2021 : Selamat merayakan hari Kenaikan Yesus Kristus ke surga
23
mei 2021: “ Come Holy Spirit lives in us” Selamat merayakan hari raya
pentakosta,,kali ini Roh kudus datang dalam wujud Dua sosok yang membuat para
novis begitu bahagia yaitu visitasi dari Sr. Theresia Supriyati, SJMJ(General
Moeder) and Sr. Jeanette Runtu, SJMJ(general counsil)
28
Mei 2021: selamat memasuki retret persiapan Profesi bagi suster-suster novis 2B...selamat
bersemedi.
29 mei 2021: HBD Sr.Maria Magdalena Mutik (Second year
novice B)
30 mei 2021: Selamat
memasuki retret persiapan penerimaan busana biara bagi ketigabelas postulan.
31 Mei 2021 : Selamat menutup bulan Maria,,,Mother Mary
Pray for us.
Dankee,,,,thanks,,obrigado,,,Arigato,,,Gratias





